
MAMUJU (2 Februari 2026) – Kakanwil Kemenkum Sulbar, Saefur Rochim, mengajak jajarannya untuk terus mengembangkan inovasi yang dapat memudahkan pelaksanaan tugas dan layanan masyarakat.
Hal itu disampaikan Saefur pada rapat koordinasi terkait pemanfaatan Aplikasi Si Manakarra (Sistem Aplikasi Manajemen Kinerja Rumah Tangga) di Aula Pengayoman, Senin (2/2/2026), yang dihadiri oleh Kadiv Yankum, Hidayat Yasin, bersama sejumlah pejabat.
“Inovasi yang memanfaatkan teknologi informasi adalah solusi dalam memudahkan layanan, baik layanan internal maupun layanan masyarakat secara lebih terpadu, transparan, dan akuntabel,” ujar Kakanwil Saefur.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut, ditekankan bahwa digitalisasi bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan mendasar untuk meningkatkan efisiensi birokrasi. Aplikasi Si Manakarra dirancang untuk mengintegrasikan data internal yang berkaitan dengan manajemen kinerja, sehingga proses pemantauan dapat dilakukan secara real-time.
Kakanwil Kemenkum Sulbar menyampaikan bahwa fokus utama dari pengembangan sistem ini adalah menciptakan transparansi. Dengan sistem digital yang terhubung, setiap proses perencanaan, evaluasi anggaran, hingga pelaporan kinerja dapat terpantau dengan lebih baik serta mengurangi risiko hambatan administratif.
Selain itu, dibahas pula pentingnya keterhubungan antara data internal dengan kualitas layanan publik. Salah satu poin yang disoroti adalah bagaimana sistem digital ini nantinya dapat mendukung pemantauan survei kepuasan pelanggan secara lebih akurat.
"Kita ingin semua layanan terhubung secara digital. Hal ini penting untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi, serta memastikan bahwa masyarakat atau pelanggan merasa puas dengan standar layanan yang kita berikan," ujar salah satu pimpinan dalam sesi diskusi.
Kakanwil berharap Aplikasi Si Manakarra tidak hanya menjadi proyek sesaat, tetapi menjadi instrumen jangka panjang yang terus dikembangkan oleh jajaran muda, termasuk CPNS, guna membawa Kanwil Kemenkum Sulbar menuju tata kelola pemerintahan yang lebih modern.
Diharapkan dengan implementasi sistem yang lebih baik, efisiensi kerja internal akan meningkat, yang pada akhirnya berdampak langsung pada kualitas pelayanan bagi masyarakat di Sulawesi Barat.
